Kamis, 16 Februari 2012 | 1:07 AM | SayaMauTau.com

Remaja

Teman Anda Pemalas? Cepat Obati Dengan Ramuan Ini!

Semakin hari semakin banyak saja orang yang memelihara sifat malasnya. Ada beberapa sumber penyakit malas yang perlu Anda ketahui seperti kebiasaan tidur larut malam, bangun telat, tidak mau membantu pekerjaan rumah dan menghabiskan berjam-jam di depan internet. Namun jangan khawatir, setiap masalah tentu mempunyai solusi tersendiri. Berikut ini, ada beberapa jenis solusi yang bisa Anda coba untuk mengeluarkan teman Anda dari jebakan kemalasan.

Bicara padanya. Ajak teman Anda bicara dan jelaskan tentang pandangan Anda terhadapnya dan tanyakan mengapa ia menjadi tidak semangat bekerja dan merasa serba malas melakukan hal-hal yang penting. Cari tahu apakah ia sedang mengalami masalah dan sedang butuh bantuan Anda.

Ajak ke dokter. Dengan berkonsultasi ke dokter, Anda bisa mengetahui mengapa ia menjadi seorang pemalas, tidak bersemangat atau lesu tak bertenaga. Mungkin sedikit olahraga dan multivitamin dapat membantu dia untuk lebih bersemangat.

Ajak ke psikolog. Dengan mengajak ke psikolog, ia bisa dengan leluasa menceritakan apa yang ia alami. Mungkin saja hal ini disebabkan stress atau depresi karena sesuatu. Dengan adanya hal ini, psikolog akan memberitahu Anda tentang langkah apa yang harus Anda lakukan.

Berikan pujian dan tularkan semangat. Pujian yang Anda berikan sangat berharga baginya. Sedikit semangat yang Anda berikan akan membuat ia lebih percaya diri dalam melakukan berbagai kegiatan. Hal ini juga akan membuatnya lebih percaya diri dalam melakukan sesuatu.

Belajar disiplin. Buatlah aturan-aturan tertentu untuk menanamkan kebiasaan disiplin pada dirinya. Hal ini sangat penting dalam pembentukan karakter dan pendewasaan dirinya.

Ikuti minatnya. Tekankan ia untuk ikut dalam kegiatan atau olahraga yang diminatinya. Hal ini sangat efektif agar ia mempunyai lebih banyak aktifitas yang bermanfaat.

Kegiatan sosial. Ajaklah teman Anda untuk bergabung dalam kegiatan sosial yang Anda ikuti. Dengan membantu sesama, ia akan menyadari bahwa kehidupan memerlukan budaya tolong-menolong. Hal ini akan membuat hubungan sosialnya dengan masyarakat terjalin dengan baik. Ia akan lebih percaya diri berada di antara lingkungan sosialnya.
<rsn>


Referensi: Dari berbagai sumber
Share: