Jangan Panik! Terapkan 5 Hal ini pada Benjolan di Payudara

benjolan di payudara

Saya Mau Tau – Banyak wanita yang langsung stres dan frustasi saat mendapati benjolan di payudara, apalagi jika jumlahnya lebih dari satu dan menyebar. Jika Anda mengalami masalah yang sama, jangan langsung panik. Tetep tenang lalu cari solusinya dengan kepala dingin. Anda juga bisa coba terapkan 5 hal berikut untuk mengatasinya.

benjolan di payudara

1. Lakukan SADARI

SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri merupakan cara termudah untuk dilakukan. Anda bisa melakukannya sendiri di rumah tanpa bantuan orang lain. Pemeriksaan secara manual dan mandiri ini dilakukan dengan cara meraba seluruh bagian payudara hingga ketiak, baik sisi kanan maupun kirinya. Raba bagian atas dan bawah payudara secara melingkar.

Jika payudara kanan yang diperiksa, angkat tangan kanan ke atas. Lakukan hal yang sama saat memeriksa payudara kiri. Setelah pengecekan dengan berdiri atau duduk sudah dilakukan, cek kembali dengan posisi berbaring. Hasilnya akan lebih valid jika dilakukan 7-10 hari sebelum atau setelah menstruasi.

2. Cek Siklus Mestruasi

Masih berhubungan dengan poin nomor 1, benjolan yang terdapat pada payudara bisa disebabkan oleh perubahan kadar hormon estrogen. Nah, perubahan ini biasanya terjadi menjelang atau setelah masa menstruasi.

Sebagian wanita ada yang merasa sakit pada payudaranya menjelang menstruasi. Rasa sakit ini umumnya ditimbulkan oleh penebalan jaringan lemak dan munculnya benjolan. Jadi, bisa jadi benjolan yang Anda alami itu hanya reaksi tubuh selama masa menstruasi.

3. Berhenti Begadang

Munculnya benjolan di payudara banyak sekali penyebabnya. Tapi, umumnya memang karena ada perubahan atau kelainan sel. Salah satu penyebabnya adalah terlalu sering begadang.

Oleh karena itu, Anda perlu mengatur pola tidur agar lebih baik lagi. Usahakan untuk cukup istirahat, yaitu 7-8 jam sehari. Jangan tidur terlalu malam karena malam hari merupakan waktu yang paling efektif bagi tubuh untuk menghancurkan sel yang sudah tidak diperlukan atau suda tua, termasuk sel kanker.

4. Kurangi Junk Food

Kelainan sel hingga mengalami perubahan menjadi kanker memang bisa disebabkan oleh zat aditif dan tambahan makanan buatan. Sebut saja penguat rasa, pemanis buatan, dan pewarna makanan. Semuanya banyak ditemukan pada junk food. Jika menghindari dan memberhentikan secara total masih sulit untuk dilakukan, lakukan secara bertahap.

Anda hanya perlu mengurangi intensitasnya. Bagaimana mengaturnya jika sudah terbiasa makan pizza tiap 2 hari sekali atau mie instan tiap 3 hari sekali? Kurangi pizza hingga sekali dalam sepekan, begitupula dengan mie instan. Bulan berikutnya, Anda bisa belajar untuk mengonsumsi junk food hanya 1 kali dalam sebulan.

5. Konsultasi/ Periksa ke Dokter

Di antara banyaknya hal yang dilakukan saat menemukan benjolan, cara inilah yang paling ditakuti. Tapi, cara ini pulalah yang paling efektif karena lebih cepat daripada melakukan penanganan secara mandiri.

Dengan konsultasi/ periksa ke dokter, Anda telah berusaha mengurangi risiko yang lebih parah. Mungkin benjolan tersebut hanya kista, fibrosis, kelainan fibrokistik, fibroadenoma, atau intraductal papilloma. Tapi, kalaupun kanker, masih stadium awal yang masih memungkinkan untuk disembuhkan.

Jadi, Anda tidak perlu panik lagi jika mendapati benjolan di payudara. Lakukan kelima hal di atas dan tetap berpikiran positif. Selalu terapkan gaya hidup sehat, yaitu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat teratur, serta rajin beolahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *